Title: 30 Days

Author: Seul95

Length: Long Chaptered

Genre: Romance, Violence, Crime, Tragedy

Rating: PG-16

Casts:

  • Lu Han (EXO)
  • Joo Seulmi (You/OC)
  • Oh Sehun (EXO)

Summary: Tiga puluh hari yang penuh dengan penderitaan, akankah ia dapat bertahan hidup dengan sepenggal asa yang tersisa?

Warning! : THIS STORY CONTAINS VIOLENCE, SWEARING AND SEMI-SMUT SCENES. If you are not comfortable with this kind of story, just leave it. NO BASH!

Disclaimer: I do not own any of the characters nor I plagiarize my work. EVERY FICTIONAL CHARACTER IS NOT ME NOR ANYBODY, FEEL FREE TO IMAGINE THEM AS YOURSELF. Any similarity to another story is purely coincidental. And I’d be appreciate it if you do not take my work as well.

edit cover 30 days

[PROLOGUE]

Ruangan persegi dengan dinding mengelupas, gelap serta pengap, pun beraroma lembab telah menjadi makanannya sehari-hari. Ia terperangkap tanpa mengenal siang dan malam, tanpa mengetahui hari demi hari yang terlampau. Sejak kapan dan sudah berapa lama tak pernah terjawab, pertanyaan-pertanyaan tersebut terkurung dan berdebu di dalam kepalanya. Setiap waktunya dilewati dengan perasaan takut, tak nyaman. Ia hanya perlu menunggu waktunya dieksekusi. Jika ayahnya tak bisa menemukan dirinya secepat mungkin, ia yakin cepat atau lambat nyawanya akan melayang di tangan dua orang tersebut.

Wajahnya meringis dalam kala pintu tua itu menjeblak terbuka, memunculkan sesosok lelaki yang sangat familier dalam ingatannya. Ia percaya bahwa lekuk garis wajahnya tak akan pernah lenyap dalam ingatannya. Terus menghantuinya sampai akhir hidupnya jika ia bisa keluar dengan selamat dari sini.

Lelaki tersebut melangkah pelan, bunyi ketukan sepatunya menggema keras di tengah-tengah ruangan kosong. Seakan merobek gendang telinganya dan menyayat jantungnya secara perlahan. Ia harap ia terkena serangan jantung saat ini juga, ia harap ia tewas sebelum lelaki itu tiba di hadapannya. Namun tatkala tangan kanannya terangkat, bergerak naik menjelajahi lehernya dan tiba di belakang kepalanya, ia merasakan sebuah sentakan keras. Nyeri menyambangi lehernya ketika ia terpaksa mendongak untuk mempertemukan mata mereka. Dan sebuah seringaian timpang memuakkan terpatri sempurna pada wajah tampannya. Betapa ia ingin meludahinya, betapa ia ingin mencakar wajah tampan itu hingga hancur tak berbentuk. Namun tenaganya terkuras habis, tak bersisa kendati hanya secuil.

“Dia akan merasakan apa yang kurasakan dan hidupmu tak akan pernah sempurna setelah ini, Sayang.”

“Brengs—”

Belum sempat ia menyelesaikan kata umpatan tersebut, sebuah tamparan keras mendarat pada pipi kirinya. Telinganya berdengung, sensasi panas seakan menjalar ke setiap inci kulit wajahnya. Lalu tamparan lain mendarat di sisi lain pipinya. Dan dengan begitu, lelehan cairan merah pekat menjejak pada sudut bibirnya. Perih tak tertahankan membuat rintihan lirih meluncur dari celah bibir mungil tersebut.

“Kukatakan padamu untuk menjaga mulut busukmu. Atau aku juga akan menghancurkannya sampai kau tak dapat mengumpat lagi. Mengerti!”

 

)***(

A/N: this is not my first OC fic, I’ve made a few before but it was a long time ago. And now looks like I wanna try it again. However it’s my first time making this kind of stories. So forgive me if this one has many flaws, I’m not experienced but at least I’ve tried my best. Can’t guarantee you the updates will be fast and regular because I’m still working on it. And please, please I beg you read the WARNING up there, if you are not into this genre DO NOT read it. I don’t wanna receive any kind of bashes. Oh, almost forgot, I am not writing smut and would not put full-smut scenes. Probably a little semi-smut :D. Some chapters will be protected, follow the rules and I will give you the passwords.

Advertisements